Archive for December 5, 2008

Mitos Seks Wanita

Wanita dalam Mitos Seks

Pada umumnya mitos seks tumbuh subur di dalam masyarakat, dengan diiringi tingkat seksualitas yang rendah. Di masyarakat seperti itu pula mitos seks sangat mudah memengaruhi perilaku seksual, yang tidak jarang kemudian menimbulkan akibat yang tidak diinginkan, seperti merenggangkan hubungan antarpasangan dan sampai memuncak ke jenjang perceraian.

Anda pastinya akan berusaha untuk tidak terjebak dengan mitos-mitos yang tidak benar. Untuk itulah, di sini Anda akan diberikan contoh mitos tentang wanita dan seks yang beredar luas di masyarakat dan diyakini sebagai suatu informasi yang benar:

1. Wanita tak butuh hubungan seks

Ada anggapan bahwa dorongan seksual wanita jauh lebih rendah daripada pria. Dengan kata lain, wanita memerlukan hubungan seksual untuk memenuhi dorongan seksual, sedangkan pria sangat memerlukan.

Anggapan ini salah sama sekali. Pada dasarnya, dorongan seksual wanita sama dengan pria. Kalau tampak perbedaan, itu hanya dalam mengekspresikannya sebagai akibat nilai sosial dan moral yang lebih menghambat wanita. Read the rest of this entry »

Advertisements

Comments off

Masa sih wanita subur itu doyan selingkuh???

Wanita Subur Lebih Doyan Selingkuh

Ternyata memudarnya cinta bukanlah satu-satunya alasan bagi wanita untuk berselingkuh. Dalam puncak masa subur, dorongan berselingkuh bagi para wanita juga ikut memuncak.
Masa subur wanita bisa menjadi faktor penyebab perselingkuhan. Wanita subur ternyata suka sekali melirik pria lain dan mencari kasih sayang dari belaian pria lain.
Namun tak serta merta wanita tersebut melirik pria manapun yang berada di dekatnya. Dilansir women, Rabu (1/2/2006), ketika masa ovulasi secara alamiah wanita merasa siap dibuahi. Pada saat wanita tersebut siap dibuahi, secara naluriah ia mencari pria yang bisa memberinya keturunan terbaik.
Nah, jika ia tak sepenuhnya puas dengan pasangannya, dorongan untuk mencari yang lebih baik pun timbul. Wanita tergerak untuk mencari bibit yang terbaik.
Hal ini juga terjadi sejak zaman purba. Para wanita cenderung mencari investasi jangka panjang untuk mendapat keturunan yang lebih baik. Read the rest of this entry »

Comments off