4 Kunci Sukses di Internet Marketing

Bagaimana cara untuk sukses di internet? Itulah pertanyaan yang ada disetiap benak para pemula. Dan untuk itu jugalah kenapa kami ingin menulis artikel ini. Sebab kami juga belum tahu, dan ingin tahu bagaimana cara agar kami juga bisa sukses di internet.

Menurut kabar, di internet ada banyak peluang. Bahkan cukup jika ingin dibagikan kepada semua orang. Tapi kenapa tidak semua orang bisa mendapat bagian? Sementara yang lain bisa mendapat jatah yang sangat besar. Jauh lebih besar dari yang dia butuhkan. Kenapa?

Menurut kabar, ada 4 hal yang membedakan antara para elite marketing dengan mereka yang gagal. Apa itu?

1. Mindset

Pada masa-masa diperkenalkannya internet marketing, ide tentang diperlukannya mindset yang benar masih sangat asing. Tak satupun orang yang mau mempertimbangkannya. Mereka hanya yakin dan fokus pada teknik dan metode saja. Tapi seiring waktu, semakin jelas terlihat bahwa tidak orang bisa sukses. Padahal mereka semua mempelajari dan melakukan teknik yang sama.

Apa yang membedakan antara mereka yang sukses dengan yang tidak? Apakah keahlian? Bukan, bukan itu. Atau mungkin bakat? Juga bukan. Atau mungkin mereka yang sukses itu punya resep rahasia yang tidak diketahui oleh mereka yang gagal? Sayangnya… itu juga bukan. Internet marketing bukan lagi rahasia. Semua orang bisa mengetahui dan mempelajarinya. Jadi, tak satupun orang yang benar-benar punya resep rahasia.

Lalu apa dong perbedaanya?

Menurut informasi, yang membedakan adalah mentalnya. Pengalaman bertahun-tahun telah membuat mereka yang sukses semakin mengerti bahwa mindset yang benar sangat dibutuhkan. Faktor itulah yang membedakan dengan yang lain. Meski keduanya menggunakan teknik yang sama persis. Akan tetapi, meski yang sukses telah membuktikan bahwa teori itu benar, tapi komunitas internet marketing sepertinya tetap skeptis.

Mereka tetap tidak percaya bahwa mindset bisa memberi pengaruh yang penting terhadapnya. Mereka yang skeptis terus berusaha mencari cara-cara yang lebih ampuh. Mencari dan menemukan teknik-teknik terbaru dan tercanggih, yang mungkin saja bisa menjadi “pil ajaib” yang akan menuntaskan semua masalah. Mantra yang mereka gunakan adalah “Andai saja aku…. ” Contohnya?

Andai saja rangking ku lebih tinggi di search engine…. Andai saja traffik ku lebih banyak… Andai saja…. Andai saja..

Sementara itu, mereka yang telah mengerti pentingnya mindset terus bekerja secara diam-diam. Mereka percaya bahwa dengan mindset yang benar, pasti akan sangat membantu. Dan mereka benar. Semakin senang mereka dengan apa yang sedang dilakukan, semakin cepat pula mempelajari dan menguasai teknik-teknik yang baru.

Mike Morgan menjelaskan…

“Jika  kau seorang atlit, kau pasti tahu bahwa menang itu 90% mental dan 10% teknik. Itulah kenapa orang seperti Lance Amstrong bisa mendominasi, dia memiliki mindset”

Mike menggunakan ilustrasi diatas untuk menggambarkan bagaimana dunia marketing. Pada dasarnya, semua orang punya teknik dan perlengkapan yang sama. Hanya sedikit yang perbedaannya. Tapi jika dilihat dari mindset, akan tampak jelas perbedaan dan hasilnya. Meski semuanya menggunakan teknik yang sama persis.

Michael Cheney juga setuju. Dia mengatakan…

“Terkadang kamu akan menemui orang yang telah mendatangi berbagai seminar dan event-event penting. Punya otak yang jenius. Punya perlengkapan yang serba canggih dan lengkap. Tapi entah kenapa mindset mereka sepertinya belum benar.

Mereka yang saat ini telah berpenghasilan jutaan dollar bukanlah mereka yang otaknya paling pintar. Mereka juga bukan yang paling keras bekerjanya. Yang mereka miliki adalah mindset yang benar. Memang benar, kamu perlu mempelajari berbagai teknik. Tapi mindset lebih utama dari yang lain.”

Bagaimana cara mu berpikir, adalah sepenuhnya berada dibawah kendali mu. Memang tidak selalu mudah untuk mengubah pola berpikir. Tapi tetap bisa dilakukan. Berikut ini beberapa saran yang diberikan oleh Mike dan Michael untuk membantu mu mendapatkan mindset yang benar:

  • Kesadaran. Menyadari bahwa dirimu sendirilah yang menyabotase kesuksessan adalah langkah awal. Pikiran itu mirip dengan search engine. Dia bisa mengelompokkan dan memprioritaskan hal-hal yang menurut kita sangat penting. Coba analisa dirimu. Apa yang kau rasakan saat telah memiliki banyak uang? Jika kau merasa takut menerimanya, atau jika merasa tidak layak, itu pertanda ada yang salah dengan mindset mu.
  • Hindari berbicara negatif pada diri sendiri. Apa kau membiarkan pikiran-pikiran negatif berputar-putar dikepala? Apakah kau terus berkata bahwa kau tidak mungkin mampu melakukannya, atau tidak layak mendapatkannya?

Elizabeth Scott pernah berkata tentang hal ini. Katanya…

“Saat berkata pada diri sendiri bahwa kau tidak bisa mengendalikan sesuatu (atau pikiran-pikiran yang sejenis), saat itu pula kau cenderung untuk berhenti mencari solusi. Sebagai contoh, coba perhatikan perbedaan saat kau berkata pada diri sendiri bahwa… kau tidak bisa mendapatkan sesuatu… Dengan saat bertanya pada diri sendiri… apa yang perlu ku lakukan untuk mendapat sesuatu.

Tidakkah pikiran yang kedua lebih memberi harapan dan menghasilkan kreativitas?

  • Ubah pikiran yang negatif. Perkataan Nyonya Scott diatas memberi kita petunjuk tentang bagaimana cara mengendalikan pikiran negatif. Yaitu dengan mengubahnya menjadi lebih positif. Ketimbang berkata… “aku tidak bisa” ubah dengan cara bertanya “bagaimana agar aku bisa melakukannya?” Setiap yang negatif bisa di ubah menjadi positif.
  • Visualkan kesuksessan. Dale Carnegie pernah berkata.. “Percaya bahwa kau akan sukses. Tanamkan kepercayaan itu secara mendalam, dan kau akan cenderung untuk melakukan hal-hal yang membawa mu pada kesuksessan.” Sangat mudah untuk mengimajinasikan kegagalan, dan imajinasi kita sangat kuat hingga hampir bisa dipastikan apa yang di imajinasikan pasti akan terjadi.
  • Buat daftar visi atau tujuan yang akan dicapai. Apa yang ingin kau dapatkan? Uang adalah hal yang menyenangkan. Tapi pasti untuk membeli sesuatu. Mungkin untuk membeli kebebasan, kenyamanan, lebih banyak waktu luang, pengelaman yang selalu diimpikan, atau apapun. Apa yang ingin kau capai? Tuliskan semua itu ditempat yang bisa terlihat setiap hari.

Nah, itu tadi kunci yang pertama. Untuk kunci berikutnya, baca tulisan kami selanjutnya.

%d bloggers like this: